Bekasi – Kehadiran legenda taekwondo Indonesia, Master Budi Setiawan, dalam kegiatan try out tiga klub taekwondo di Jatisari, Kota Bekasi, Minggu (13/9/2026), menyita perhatian. Tidak hanya menyaksikan jalannya latihan, sosok yang pernah menjadi juara dunia di Barcelona 1987 tersebut turut memberikan pandangan mengenai potensi para atlet yang mengikuti kegiatan.
Try out yang digelar pukul 14.00–17.00 WIB itu mempertemukan Laxuse Taekwondo Club, Revolution Taekwondo Club (RTC), dan Champions Club. Ketiga klub melaksanakan latihan bersama sekaligus uji kemampuan atlet dalam kategori kyorugy dan poomsae.
Sebanyak 105 atlet mengikuti kegiatan tersebut. Laxuse Taekwondo Club mengirimkan 60 atlet, Revolution Taekwondo Club sebanyak 30 atlet, sedangkan Champions Club mengikutsertakan 15 atlet. Para atlet mendapatkan kesempatan untuk berlatih dan menguji kemampuan menghadapi peserta dari klub yang berbeda.
Master Budi Setiawan mengaku mendapatkan kesan yang cukup mengejutkan setelah melihat secara langsung kemampuan para peserta. Menurutnya, setiap klub memiliki karakter tersendiri yang terlihat dari teknik dan gaya yang ditampilkan para atlet selama kegiatan.
“Kesan saya sangat mengejutkan karena dari tiga club yang try out masing-masing mempunyai ciri khas berbeda dan menunjukkan teknik yang baik,” ujar Master Budi Setiawan.
Namun, ia menilai potensi tersebut harus dibarengi dengan proses latihan yang serius dan fokus. Menurutnya, apabila para atlet mendapatkan pembinaan secara konsisten, kemampuan yang mereka miliki dapat berkembang hingga menjadi modal untuk menjadi atlet yang handal di masa depan.
“Kalau dilatih serius dan fokus maka mereka akan menjadi atlet-atlet yang handal ke depannya,” katanya. Pesan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi para atlet maupun pelatih agar tidak berhenti pada kemampuan yang telah dimiliki saat ini.
Menurut Master Budi Setiawan, try out antarklub memiliki nilai penting dalam perkembangan atlet. Pertemuan dengan lawan dari klub berbeda membuat atlet menghadapi karakter permainan dan teknik yang tidak selalu sama dengan yang mereka temui dalam latihan rutin.
“Di acara try out ini sangat menarik karena membuat para atlet menjadi bisa berkembang dalam melakukan teknik-tekniknya,” ujarnya. Ia menilai latihan bersama dapat memberikan tantangan baru sekaligus membantu atlet keluar dari pola latihan yang monoton.
Master Budi Setiawan menambahkan bahwa atlet tidak seharusnya hanya menghadapi lawan dari klub sendiri. “Tidak hanya di club saja, kadang mereka jadi bosan kalau lawan di clubnya sendiri,” jelasnya. Karena itu, kegiatan lintas klub dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kemampuan sekaligus menjaga motivasi atlet.
Selain 105 atlet, kegiatan tersebut diikuti 20 pelatih dari tiga klub serta satu tamu undangan, Master Budi Setiawan, sehingga total mencapai 126 taekwondoin. Try out ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan latihan bersama, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan atlet-atlet taekwondo yang semakin matang, kompetitif, dan siap menghadapi berbagai ajang prestasi.
Tag Terpopuler
› Berita
Legenda Taekwondo Indonesia Buka Suara: “Kalau Dilatih Serius, Mereka Bisa Jadi Atlet Handal!”
Legenda Taekwondo Indonesia Buka Suara: “Kalau Dilatih Serius, Mereka Bisa Jadi Atlet Handal!”
Admin
Sunday, September 13, 2026 | September 13, 2026 WIB |
0 Views
Last Updated
2026-09-14T01:39:52Z