-->

Notification

×

Iklan

Profil

Profil

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pusjarah TNI Padukan Koleksi Sejarah dan Teknologi Digital dalam TNI FAIR HUT Ke-81

Tuesday, September 22, 2026 | September 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-23T02:47:11Z

 


Jakarta — Pusat Sejarah TNI turut ambil bagian dalam gelaran TNI FAIR dalam rangka memperingati HUT Ke-81 TNI yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada 19 hingga 20 September 2026. Kehadiran Pusjarah TNI menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sejarah perjuangan bangsa dan perjalanan TNI kepada masyarakat melalui penyajian koleksi yang edukatif, interaktif, dan menarik.

Wakapusjarah TNI Kolonel Laut (KH) Bayu Kurnianto, S.Kom., M.T.I., CHRMP., menyampaikan bahwa Booth Pusjarah TNI dirancang dengan menghadirkan berbagai koleksi yang berasal dari museum, monumen, dan perpustakaan di lingkungan Pusjarah TNI. Penataan tersebut ditujukan untuk memberikan pengalaman kepada masyarakat dalam mengenal perjalanan sejarah Indonesia dan TNI melalui benda-benda serta informasi yang memiliki nilai historis.

Salah satu koleksi yang menarik perhatian pengunjung berasal dari Museum Keprajuritan Indonesia yang menampilkan sejarah kerajaan-kerajaan yang pernah berkembang di wilayah Indonesia. Sementara itu, Museum Satria Mandala menghadirkan sejumlah koleksi seperti replika tandu Panglima Besar Jenderal Soedirman, Jeep Willys bersejarah, serta bazoka yang menjadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa.

Koleksi sejarah lainnya ditampilkan dari Monumen Pancasila Sakti, antara lain berupa aqualung yang digunakan dalam proses pengangkatan jenazah para Pahlawan Revolusi dari Sumur Lubang Buaya. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat sepeda Soekitman, kendaraan dinas yang digunakan Ajun Komisaris Besar Polisi H. Soekitman ketika melaksanakan patroli pada malam peristiwa G30S/PKI, 30 September hingga 1 Oktober 1965.

Pusjarah TNI juga menghadirkan koleksi dari Monumen Bhakti TNI berupa sejumlah miniatur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) milik TNI Angkatan Laut serta miniatur monumen yang menggambarkan berbagai perjuangan dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Koleksi tersebut menjadi media visual bagi masyarakat untuk memahami berbagai peristiwa dan pengabdian TNI dalam perjalanan sejarah bangsa.

Tidak hanya menghadirkan benda bersejarah, Booth Pusjarah TNI juga menyajikan berbagai dokumen sejarah berupa rekaman suara, surat kabar, serta bahan sejarah yang diproduksi oleh Bidang Penulisan dan Penyajian (Bidlissaji) Pusjarah TNI. Perpustakaan Pusjarah TNI turut berpartisipasi melalui Pojok Baca yang menyediakan berbagai koleksi buku sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk membaca dan mengenal lebih jauh sejarah bangsa.

Kehadiran teknologi informasi menjadi salah satu hal yang membedakan penyajian Booth Pusjarah TNI dalam kegiatan tersebut. Beberapa perangkat Digital Signage, termasuk produk SENTUH, dimanfaatkan untuk menampilkan konten sejarah dalam format digital. Pemanfaatan teknologi ini menjadi bagian dari langkah Pusjarah TNI dalam menyajikan informasi sejarah dengan pendekatan yang lebih interaktif dan sesuai dengan perkembangan teknologi informasi.

Inovasi juga diterapkan melalui penggunaan buku tamu elektronik berbasis tablet dan aplikasi yang terkoneksi dengan internet. Sistem tersebut memungkinkan data pengunjung tersimpan secara langsung sehingga proses pendataan dapat dilakukan dengan lebih praktis, cepat, dan terdokumentasi. Penerapan sistem digital tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengelolaan kegiatan pelayanan publik di lingkungan Pusjarah TNI.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari kehadiran stempel khusus yang disediakan Booth Pusjarah TNI. Keberadaan stempel tersebut menarik perhatian para stamp hunter yang datang untuk menambah koleksi mereka. Di sisi lain, para pemandu Pusjarah TNI secara aktif memberikan penjelasan kepada pengunjung, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sehingga suasana booth berlangsung edukatif dan interaktif.

Keikutsertaan Pusjarah TNI dalam TNI FAIR HUT Ke-81 TNI menjadi momentum untuk mendekatkan sejarah kepada masyarakat melalui perpaduan antara koleksi, edukasi, pelayanan, dan teknologi. Interaksi langsung antara petugas dan pengunjung, termasuk pendampingan kepada anak-anak yang ingin berfoto dengan Jeep Willys, menunjukkan bahwa sejarah dapat disampaikan secara humanis dan menarik. Melalui semangat “Salam Sejarah, Kenali Sejarahmu, Cintai Bangsamu,” Pusjarah TNI mengajak masyarakat untuk mengenal, memahami, dan menghargai sejarah sebagai bagian penting dari perjalanan bangsa.

×
Berita Terbaru Update