-->

Notification

×

Iklan

Profil

Profil

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wasit Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Akui Gemetar Jelang Laga Bersejarah

Saturday, July 18, 2026 | July 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-18T18:54:52Z

 


NARASI PUBLIK – Atmosfer jelang partai puncak Piala Dunia 2026 semakin memanas. Selain duel akbar antara Timnas Spanyol dan Timnas Argentina, sorotan juga tertuju kepada sosok wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, yang dipercaya memimpin pertandingan final di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin (20/7) pukul 02.00 WIB.

Penunjukan Slavko Vincic sebagai pengadil lapangan mendapat perhatian publik sepak bola dunia. Wasit berusia 46 tahun itu mengaku diliputi rasa haru dan gugup ketika menerima kabar bahwa dirinya akan memimpin laga paling bergengsi dalam dunia sepak bola. Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan kehormatan tertinggi yang dapat diraih seorang wasit sepanjang kariernya.

Dalam pernyataan yang dimuat FIFA, Vincic mengungkapkan bahwa dirinya sempat tidak percaya saat menerima keputusan tersebut. "Pertama-tama sangat mengejutkan. Lalu muncul rasa bahagia. Saya sampai gemetar. Sungguh sebuah kehormatan luar biasa bisa memimpin laga final Piala Dunia," ujarnya. Pengakuan tersebut memperlihatkan bahwa bahkan seorang wasit berpengalaman pun tetap merasakan tekanan dan kebanggaan saat dipercaya mengawal pertandingan bersejarah.

Slavko Vincic bukanlah sosok asing di panggung sepak bola internasional. Sejak menyandang status wasit internasional pada tahun 2010, ia telah memimpin berbagai pertandingan bergengsi di level Eropa maupun dunia. Penunjukannya sebagai wasit final Piala Dunia 2026 sekaligus menjadikannya wasit asal Slovenia pertama yang memimpin partai final Piala Dunia dan tercatat sebagai wasit ke-23 dalam sejarah yang memperoleh kehormatan tersebut.

Pengalaman Vincic dinilai menjadi salah satu alasan utama FIFA memberikan kepercayaan kepadanya. Ia pernah memimpin final Liga Europa 2022, final Liga Champions UEFA 2024, hingga pertandingan semifinal Euro 2024 antara Prancis melawan Spanyol. Rekam jejak tersebut memperlihatkan konsistensinya dalam menangani laga-laga berintensitas tinggi.

Selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026, Vincic juga telah dipercaya memimpin sejumlah pertandingan penting. Ia mengawal laga Brasil kontra Maroko dan Yordania menghadapi Aljazair pada fase grup, kemudian bertugas pada pertandingan babak 32 besar antara Meksiko melawan Ekuador. Penampilannya dinilai memuaskan sehingga FIFA kembali memberikan kepercayaan pada laga puncak turnamen.

Dalam menjalankan tugasnya di final nanti, Vincic tidak bekerja sendiri. Ia akan didampingi dua asisten wasit senegaranya, yakni Tomaz Klancnik dan Andraz Kovacic. Ketiganya telah lama bekerja bersama dalam berbagai kompetisi internasional sehingga memiliki koordinasi dan komunikasi yang sangat baik di atas lapangan.

Vincic menegaskan bahwa keberhasilannya hingga dipercaya memimpin final Piala Dunia tidak lepas dari kekompakan tim wasit yang selama ini mendampinginya. Menurutnya, tugas seorang wasit tidak dapat dijalankan secara maksimal tanpa dukungan asisten yang solid. Ia bahkan menyebut Tomaz Klancnik dan Andraz Kovacic sebagai sahabat sekaligus rekan kerja yang menjadi bagian penting dalam setiap pertandingan besar yang dipimpinnya.

Selain trio wasit asal Slovenia tersebut, FIFA juga menyiapkan jajaran perangkat pertandingan lainnya. Wasit asal Yordania, Adham Makhadmeh, akan bertugas sebagai wasit keempat, sementara Mohammad Al Kalaf dipercaya menjadi asisten wasit cadangan. Di ruang Video Assistant Referee (VAR), pengawasan akan dipimpin oleh Bastian Dankert dari Jerman, didampingi Nicolas Gallo sebagai asisten VAR serta Khamis Al Marri dari Qatar sebagai pendukung sistem VAR.

Partai final antara Spanyol dan Argentina diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama tampil impresif sepanjang turnamen. Di tengah tingginya ekspektasi publik dunia, perhatian tidak hanya tertuju pada para pemain, tetapi juga kepada Slavko Vincic beserta tim perangkat pertandingan yang diharapkan mampu memimpin laga secara adil, profesional, dan memastikan final Piala Dunia 2026 berlangsung dengan kualitas kepemimpinan terbaik.

×
Berita Terbaru Update